Macam-Macam Penyakit pada Sapi ~ Pada pembahasan kali ini saya akan menerangkan apa saja penyakit yang biasa timbul pada hewan sapi tersebut. Kebutuhan gizi pada masyarakat kita harus terpenuhi, begitu pula dengan apa yang dikonsumsi, harus bebas dari kuman dan penyakit. Apalagi kalau sapi sudah terkena berbagai penyakit, akan sangat susah dan mahal dalam pengobatannya.
Berikut ini adalah macam-macam penyakit yang biasa timbul pada hewan sapi :
DIARE
Sama juga seperti manusia, sapi juga bisa mengalami penyakit diare atau biasa disebut mencret. Diare pada hewan ternak berbeda pada manusia, pada hewan sapi ini diare lebih kepada tanda atau gejala klinis dari sebuah penyakit yang lebih kompleks yang dapat disebabkan oleh berbagai hal, bisa berupa bakteri dan kuman.
Pada umumnya diare adalah suatu gejala klinis yang menunjukan perubahan fisiologis di dalam tubuh terutama pada bagian sistem pencernaan. Ciri-ciri sapi mengidap diare adalah masih mau makan, tubuhnya masih sehat (tidak pucat), fesesnya lembek sampai cair tanpa disertai perubahan lainnya seperti tidak berbau atau biasanya terdapat bercak darah pada feses tersebut.
Faktor penyebab lainnya juga ada berasal dari infeksi virus seperti bakteri, virus, maupun parasit. Kalau sudah begini maka gejakla yang akan ditimbulkan pada sapi adalah mengalami diare terus menerus, feses lembek sampai cair, tubuhnya mulai terlihat kurus, pucat, lemah dan lesu, dari mata sapi dan hidung akan keluar lendir, bulu sapi pun jika diraba akan terasa lebih kasar, kaku dan juga aka mengalami kerontokan.
Nafsu makan pada sapi pun juga akan menurun, jika sudah mengalami diare yang disebabkan infeksi virus ini, biasanya sapi akan menjerit atau merintih, jalannya juga akan sempoyongan dan bahkan sapi akan terjatuh dan akibat fatal dari ini adalah sapi akan mengalami kematian.
KEMBUNG
Penyakit ini adalah penyakit yang sangat berbahaya, karena penyakit kembung pada sapi dapat menyebabkan kematian. Karena jantung pada sapi terletak disebelah kanan perut, berbeda halnya dengan letak jantung pada manusia yang berada di dada. Jika sapi mengalami kembung maka jantung sapi akan terhimpit oleh angin dan asam lambung saat menderita kembung.Gejala klinis pada sapi yang terkena penyakit kembung ini adalah seperti perut bagian kiri atas membesar dan cukup keras, bila ditepuk akan terasa ada udara dibaliknya, dan berbunyi seperti tong kosong, ternak merasa tidak nyaman, menghentakkan kaki atau berusaha mengais-ais perutnya, ternak sulit bernafas atau bernafas melalui mulut, sering berkemih/kencing dan mengejan, hidung kering, nafsu makan turun/tidak mau makan sama sekali, pada kasus yang berat akhirnya tidak dapat berdiri dan mati.
CACINGAN
Penyakit yang disebabkan oleh cacing merupakan kejadian yang cukup sering menyerang ternak sapi. Penyakit yang cukup sering menyerang sapi muda dan biasanya terjadi pada musim hujan atau dalam kondisi lingkungan yang basah atau lembab ini umumnya disebabkan oleh cara pemeliharaan yang kurang diperhatikan sehingga infeksi yang parah dapat menyebabkan tingkat kematian yang cukup tinggi.Cacing memang memerlukan kondisi lingkungan yang basah, artinya cacing tersebut bisa tumbuh dan berkembang biak dengan baik bila tempat hidupnya berada pada kondisi yang basah atau lembab, selain itu perlu juga diwaspadai kehadiran siput air tawar yang menjadi inang perantara cacing sebelum masuk ke tubuh ternak.
Pada peternakan rakyat dengan sistem pemeliharaan yang masih bersifat tradisional yakni dengan membiarkan ternaknya mencari pakan sendiri meskipun pada lingkungan yang disinyalir telah terkontaminasi dengan cacing akan lebih memudahkan ternak terinfestasi cacing ketimbang sapi yang dipelihara dengan sentuhan pemeliharaan modern.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar